Skip to content
Ujian ACT 2026 – Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa Indonesia | College Council
Ujian 29 menit baca

Ujian ACT 2026 – Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa Indonesia

Ujian ACT 2026: format, bagian, skor 1-36, perbandingan dengan SAT, pendaftaran, biaya. Panduan lengkap bagi siswa Indonesia yang ingin kuliah di AS.

Ujian ACT 2026 – Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa Indonesia

Ujian ACT 2026 – Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa Indonesia

Pernah dengar tentang SAT, tahu bahwa ada TOEFL, mungkin bahkan sudah merencanakan tanggal ujian SAT. Lalu seseorang melontarkan pertanyaan: “Bagaimana dengan ACT?”. Anda mencari tahu apa itu – dan ternyata di Amerika Serikat ada tes standar besar kedua yang diterima oleh jumlah universitas yang sama persis dengan SAT. Termasuk Harvard, MIT, Stanford, Yale, dan setiap universitas lain dari Ivy League. Dan mungkin saja ACT lebih cocok dengan profil Anda.

ACT (American College Testing) adalah ujian yang dibuat oleh organisasi ACT Inc., yang sejak tahun 1959 menjadi alternatif untuk SAT. Pada tahun 2024, lebih dari 1,4 juta siswa mengikuti ACT di Amerika Serikat saja – ini masih merupakan angka yang sangat besar, meskipun SAT lebih populer secara global. ACT berbeda dari SAT dalam beberapa aspek kunci: ia memiliki empat bagian alih-alih dua (termasuk bagian Science yang unik), durasinya lebih lama, dan memiliki skala penilaian yang berbeda (1–36 alih-alih 400–1600). Bagi beberapa siswa – terutama mereka dengan latar belakang sains yang kuat dan kemampuan membaca grafik dengan cepat – ACT bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Dalam panduan ini, kami akan mengupas ujian ACT secara mendalam – mulai dari struktur setiap bagian, sistem penilaian, perbandingan dengan SAT, hingga pendaftaran dan persiapan dari perspektif siswa Indonesia. Jika Anda mempertimbangkan kuliah di AS dan tidak yakin tes mana yang harus dipilih – bacalah perbandingan detail SAT vs ACT kami.

Ujian ACT 2026 – Fakta Kunci

2j 55menit
Durasi Ujian
(tanpa Writing opsional)
🎯
1–36
Skala skor komposit
(rata-rata dari 4 bagian)
📊
215
Total Pertanyaan
(4 bagian, semua pilihan ganda)
📚
4 bagian
English, Math,
Reading, Science
💰
$175–225
Biaya Ujian
(untuk kandidat internasional)
🌎
Sangat terbatas
Pusat di Indonesia
(jauh lebih sedikit dari SAT)

Sumber: ACT Inc., data resmi 2025/2026

Apa itu Ujian ACT?

ACT (American College Testing) adalah ujian standar yang dibuat oleh ACT Inc. – sebuah organisasi nirlaba Amerika yang berkantor pusat di Iowa City. Ujian ini diciptakan pada tahun 1959 sebagai alternatif untuk SAT dan sejak saat itu menjadi salah satu dari dua tes utama yang diterima oleh universitas di AS. Berbeda dengan SAT, yang berfokus pada kemampuan penalaran, ACT lebih menekankan pada pengetahuan mata pelajaran – terutama di bagian Science yang unik.

Fakta kunci tentang ACT:

  • Diterima oleh semua universitas di AS – 100% perguruan tinggi dan universitas yang menerima SAT juga menerima ACT. Tidak ada satu pun universitas yang lebih memilih satu tes daripada yang lain. Harvard, Yale, Princeton, MIT, Stanford – semuanya memperlakukan SAT dan ACT secara identik
  • Empat bagian + Writing opsional – English (tata bahasa dan retorika), Math (cakupan lebih luas dari SAT), Reading (pemahaman bacaan), Science (analisis data ilmiah). Esai opsional (Writing) kini hanya diwajibkan oleh sangat sedikit universitas
  • Skor komposit 1–36 – nilai akhir adalah rata-rata aritmatika dari empat bagian, masing-masing dinilai dalam skala 1–36
  • Format kertas atau komputer – berbeda dengan SAT yang sepenuhnya digital sejak 2024, ACT tersedia dalam kedua format. Di pusat-pusat internasional, format kertas lebih sering digunakan

Bagi siswa Indonesia yang berencana kuliah di universitas Amerika, pertanyaan kuncinya adalah: apakah ACT pilihan yang lebih baik daripada SAT? Jawabannya – seperti biasa – adalah: tergantung. Dan itulah yang akan dibahas dalam artikel ini.

Struktur Ujian ACT – Bagian per Bagian

ACT terdiri dari empat bagian wajib dan satu bagian opsional. Total 215 pertanyaan pilihan ganda dalam waktu 2 jam 55 menit (tanpa istirahat). Berikut rinciannya:

Bagian 1: English (45 menit, 75 pertanyaan)

Bagian English adalah bagian terpanjang dalam hal jumlah pertanyaan – dan pada saat yang sama, bagian di mana siswa Indonesia dapat benar-benar unggul jika mereka menguasai tata bahasa Inggris.

  • Apa yang diuji: tata bahasa, tanda baca, struktur kalimat, organisasi teks, gaya penulisan
  • Format: 5 teks (passages), masing-masing dengan 15 pertanyaan. Pertanyaan berkaitan dengan bagian teks yang digarisbawahi – Anda harus memutuskan apakah bagian tersebut benar atau perlu koreksi
  • Waktu per pertanyaan: 36 detik – ini adalah tempo tercepat dari semua bagian. Anda harus membaca dengan cepat dan memutuskan secara insting
  • Dua kategori: Production of Writing (organisasi dan retorika, ~30 pertanyaan) dan Knowledge of Language + Conventions of Standard English (~45 pertanyaan tentang tata bahasa dan tanda baca)

Saran untuk siswa Indonesia: bagian English sangat mirip dengan bagian Reading & Writing pada SAT, tetapi dengan jumlah pertanyaan yang lebih banyak dan tempo yang lebih cepat. Jika Anda mahir dalam tata bahasa Inggris – misalnya, Anda tahu aturan semicolons, comma splices, subject-verb agreement – bagian ini akan menjadi kekuatan Anda.

Bagian 2: Math (60 menit, 60 pertanyaan)

Matematika pada ACT lebih luas daripada SAT – mencakup lebih banyak topik, termasuk trigonometri, yang pada SAT hanya muncul secara marginal.

  • Apa yang diuji: aljabar, geometri, trigonometri, statistika, probabilitas, fungsi
  • Format: 60 pertanyaan pilihan ganda (5 pilihan jawaban alih-alih standar 4). Pertanyaan disusun dari yang termudah hingga tersulit
  • Kalkulator: Anda dapat menggunakan kalkulator sendiri (tetapi tidak semua – ACT memiliki daftar model yang diizinkan). Tidak ada Desmos bawaan seperti pada SAT
  • Waktu per pertanyaan: 60 detik – ini lebih banyak daripada English, tetapi matematika ACT bisa sulit, terutama pertanyaan 50–60

Perbedaan kunci vs SAT: ACT Math mencakup trigonometri (sinus, kosinus, tangen, identitas trigonometri) serta lebih banyak geometri. Bagi siswa Indonesia yang telah mempelajari topik-topik ini di SMA, ini bisa menjadi keuntungan – program matematika di Indonesia cukup solid di bidang-bidang ini. Di sisi lain, ACT Math memiliki pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban (bukan 4 seperti pada SAT), yang mempersulit eliminasi.

Bagian 3: Reading (35 menit, 40 pertanyaan)

Bagian Reading adalah pemahaman bacaan gaya klasik – dan pada saat yang sama, bagian yang dianggap paling sulit oleh banyak siswa Indonesia.

  • Apa yang diuji: pemahaman bacaan, analisis argumentasi, inferensi, perbandingan perspektif
  • Format: 4 teks (prose fiction/literary narrative, social science, humanities, natural science), masing-masing dengan 10 pertanyaan
  • Waktu per teks: ~8 menit 45 detik per teks (termasuk menjawab pertanyaan). Ini adalah tempo yang sangat cepat
  • Tanpa kamus: tidak ada bantuan – Anda harus menguasai kosakata tingkat C1

Tantangan bagi siswa Indonesia: 35 menit untuk 4 teks panjang adalah perlombaan melawan waktu. Pada SAT, teksnya lebih pendek (setiap pertanyaan memiliki fragmen singkatnya sendiri), sedangkan pada ACT Anda membaca seluruh teks panjang, lalu menjawab 10 pertanyaan dari ingatan/pemindaian. Ini membutuhkan strategi yang berbeda – Anda harus membaca dengan sangat cepat dan strategis.

Bagian 4: Science (35 menit, 40 pertanyaan)

Ini adalah bagian unik ACT yang tidak ada di SAT. Dan bertentangan dengan namanya – ini tidak menguji pengetahuan ilmiah. Ini menguji kemampuan membaca dan menafsirkan data ilmiah: grafik, tabel, hasil eksperimen.

  • Apa yang diuji: interpretasi data, evaluasi eksperimen, analisis konflik ilmiah
  • Format: 6–7 set (passages) dengan grafik, tabel, dan deskripsi eksperimen, total 40 pertanyaan
  • Waktu per pertanyaan: ~52 detik
  • Tiga jenis tugas: Data Representation (grafik dan tabel), Research Summaries (deskripsi eksperimen), Conflicting Viewpoints (hipotesis ilmiah yang bertentangan)

Apakah Anda membutuhkan pengetahuan ilmiah? Minimal. Sebagian besar pertanyaan dapat dijawab hanya berdasarkan data yang disajikan dalam soal. Tetapi beberapa konsep dasar dari biologi, kimia, dan fisika (misalnya, pH, kecepatan, tekanan) membantu memahami konteks. Siswa Indonesia dengan peminatan sains di SMA yang mengambil biologi, kimia, atau fisika memiliki keuntungan alami di sini.

Writing Opsional (40 menit, 1 esai)

ACT Writing adalah esai argumentatif opsional. Sejak tahun 2020, semakin sedikit universitas yang mewajibkannya, dan banyak yang sepenuhnya menghapus persyaratan ini.

  • Format: Anda diberikan topik dengan tiga perspektif. Anda harus menyajikan posisi Anda sendiri, merujuk pada perspektif yang diberikan, dan mengargumentasikan posisi Anda
  • Waktu: 40 menit
  • Penilaian: skala 2–12 (jumlah dua nilai 1–6). Skor Writing tidak memengaruhi skor komposit 1–36

Saran kami: kecuali universitas tertentu yang Anda lamar secara eksplisit mewajibkan ACT Writing – jangan ambil. Anda akan menghemat waktu dan uang. Periksa persyaratan universitas sebelum mendaftar.

Sistem Penilaian ACT – Bagaimana Skor Komposit Bekerja?

Sistem penilaian ACT sederhana dan transparan:

  1. Raw score: hitung jawaban yang benar di setiap bagian (tidak ada penalti untuk jawaban yang salah – selalu tebak!)
  2. Scaled score: raw score dikonversi ke skala 1–36 untuk setiap bagian. Konversi sedikit berubah antara tanggal ujian
  3. Composite score: rata-rata aritmatika dari empat scaled scores, dibulatkan ke bilangan bulat terdekat. Contoh: English 30 + Math 34 + Reading 28 + Science 32 = 124 / 4 = 31 komposit

Apa arti skor individu?

Skor KompositPersentil (2025)Interpretasi
3699%+Skor sempurna – top 0.1%
34–3599%Kompetitif untuk Ivy League
32–3397–98%Top 20 universitas
30–3193–96%Sangat baik – universitas selektif
27–2985–92%Baik – sebagian besar universitas
24–2673–84%Di atas rata-rata
21–2355–72%Rata-rata (rata-rata nasional AS: ~20.7)
18–2035–54%Di bawah rata-rata

Superscoring pada ACT

Superscoring berarti universitas mengambil skor terbaik dari setiap bagian dari semua percobaan ACT Anda dan menghitung skor komposit baru. Contoh:

  • Percobaan 1: English 30, Math 32, Reading 26, Science 28 = Komposit 29
  • Percobaan 2: English 28, Math 30, Reading 31, Science 30 = Komposit 30
  • Superscore: English 30, Math 32, Reading 31, Science 30 = Komposit 31

Semakin banyak universitas yang menerapkan superscoring untuk ACT – termasuk banyak dari Ivy League. Periksa kebijakan setiap universitas secara terpisah. Superscoring adalah argumen kuat untuk mengikuti ACT lebih dari sekali.

ACT vs SAT – Perbandingan untuk Siswa Indonesia

Pertanyaan ini muncul di setiap pertemuan dengan orang tua dan siswa di College Council. Berikut perbandingan detailnya:

ACT vs SAT 2026

Perbandingan Detail Dua Tes Standar Utama

Elemen ACT SAT
Organisasi ACT Inc. College Board
Durasi 2j 55menit (+ 40menit Writing) 2j 14menit
Jumlah Bagian 4 (English, Math, Reading, Science) 2 (Reading & Writing, Math)
Skala Penilaian 1–36 (komposit = rata-rata) 400–1600 (jumlah dua bagian)
Bagian Sains Ya – 35 menit, 40 pertanyaan Tidak ada (pertanyaan dengan grafik di R&W)
Trigonometri Ya – trigonometri lengkap Minimal
Kalkulator Milik sendiri (daftar model yang diizinkan) Desmos bawaan
Format Kertas atau komputer Sepenuhnya digital (Bluebook)
Adaptabilitas Tidak Ya (MST – modul adaptif)
Pilihan Jawaban 4 atau 5 (Math memiliki 5) 4 (+ pertanyaan terbuka di Math)
Penalti Jawaban Salah Tidak Tidak
Esai Opsional (40 menit) Tidak ada
Biaya (Internasional) $175–225 $107 ($64 + $43 internasional)
Pusat di Indonesia Sangat terbatas Jakarta, Surabaya, Bandung, dan lainnya
Hasil 2–8 minggu ~2 minggu (online)
Penerimaan di Eropa Terbatas Lebih luas (Bocconi, IE, universitas Belanda)

Sumber: ACT Inc., College Board, perbandingan College Council 2026

Konversi Skor ACT ke SAT

Konversi perkiraan (berdasarkan tabel konkordansi resmi):

ACT KompositSAT TotalInterpretasi
361570–1600Sempurna / hampir sempurna
34–351490–1560Kompetitif untuk Ivy League
32–331410–1480Top 20 universitas
30–311340–1400Sangat baik
27–291240–1330Baik
24–261130–1230Di atas rata-rata
21–231030–1120Rata-rata

Kapan ACT Bisa Menjadi Pilihan yang Lebih Baik daripada SAT?

Bagi sebagian besar siswa Indonesia, SAT adalah pilihan yang lebih baik – terutama karena alasan logistik (lebih banyak pusat ujian di Indonesia, biaya lebih rendah, penerimaan yang lebih luas di Eropa). Namun, ada situasi di mana ACT dapat memberi Anda keuntungan:

1. Anda kuat dalam sains dan cepat membaca grafik. Bagian Science adalah 25% dari skor ACT Anda. Jika Anda dapat dengan cepat menafsirkan data dari grafik, tabel, dan deskripsi eksperimen – Anda memiliki keuntungan alami. Pada SAT, kemampuan ini diuji secara marginal (beberapa pertanyaan di R&W).

2. Anda lebih suka tempo cepat dan lebih banyak pertanyaan. ACT memiliki 215 pertanyaan dalam 2 jam 55 menit. SAT memiliki 98 pertanyaan dalam 2 jam 14 menit. Beberapa siswa merasa lebih nyaman ketika harus menjawab banyak pertanyaan dengan cepat, daripada memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan setiap pertanyaan.

3. Matematika Anda mencakup trigonometri. ACT Math membutuhkan pemahaman yang baik tentang trigonometri – sinus, kosinus, tangen, identitas trigonometri (Pythagoras, jumlah dan selisih sudut), radian. Ini adalah 3–5 pertanyaan dalam ujian yang dapat membuat perbedaan.

4. Anda lebih suka format non-adaptif. SAT bersifat adaptif – tingkat kesulitan modul kedua tergantung pada skor Anda di modul pertama. ACT bersifat linier – semua pertanyaan sudah ditentukan sebelumnya. Beberapa siswa merasa lebih nyaman ketika mereka tahu apa yang diharapkan.

5. Anda hanya melamar ke AS. Jika daftar universitas Anda hanya universitas Amerika, ACT dan SAT diterima secara identik. Jika rencana Anda juga termasuk kuliah di Eropa – SAT memiliki penerimaan yang lebih luas di universitas-universitas Eropa (misalnya, Bocconi, IE University, universitas Belanda).

Persyaratan Skor untuk Universitas Top

Berapa skor ACT yang Anda butuhkan untuk menjadi kandidat yang kompetitif di universitas terbaik? Berikut adalah median siswa yang diterima (angkatan 2029, data dari 2025):

UniversitasACT Persentil 25ACT Persentil 75Median
Harvard343635
MIT353636
Stanford343635
Yale343635
Princeton343635
Columbia343535
UPenn343635
Duke343635
Northwestern333534
UCLA303533
UMichigan323534
NYU323534

Untuk Ivy League dan universitas sebanding, Anda membutuhkan 34–36. Namun ingat – seperti halnya SAT, skor tes hanyalah salah satu elemen aplikasi. Esai, kegiatan ekstrakurikuler, rekomendasi, dan IPK memiliki bobot yang sama besar (atau bahkan lebih besar).

Pendaftaran ACT – Bagaimana Cara Mendaftar dari Indonesia?

Pendaftaran ACT dilakukan secara online di situs act.org. Proses untuk kandidat internasional sedikit lebih rumit dibandingkan dengan pendaftaran SAT:

Langkah demi langkah:

  1. Buat akun di act.org – berikan data pribadi, alamat email, informasi kontak
  2. Pilih tanggal ujian – ACT ditawarkan beberapa kali setahun (September, Oktober, Desember, Februari, April, Juni, Juli). Perhatian: tidak semua tanggal tersedia untuk kandidat internasional
  3. Pilih pusat ujian – dan di sinilah masalah dimulai bagi siswa Indonesia. Pusat ACT di Indonesia sangat terbatas. Seringkali Anda harus pergi ke kota lain, dan pada beberapa tanggal, satu-satunya pusat yang tersedia mungkin berada di luar Indonesia (Singapura, Malaysia, Thailand). Periksa ketersediaan pusat di act.org/content/act/en/products-and-services/the-act/registration.html
  4. Putuskan apakah Anda akan mengambil Writing – tambahkan opsi Writing (+$25), jika universitas Anda mewajibkannya
  5. Bayar biaya – ACT tanpa Writing: $175 (internasional). ACT dengan Writing: $200. Laporan skor tambahan: $18 masing-masing

Tanggal Ujian ACT 2025/2026 (internasional)

PeriodeTanggal UjianBatas Akhir Pendaftaran
September 202513 Sep 2025~5 minggu sebelumnya
Oktober 202525 Okt 2025~5 minggu sebelumnya
Desember 202513 Des 2025~5 minggu sebelumnya
April 20264 Apr 2026~5 minggu sebelumnya
Juni 202613 Jun 2026~5 minggu sebelumnya

Penting: tanggal pendaftaran yang tepat berubah setiap tahun. Periksa tanggal terbaru di situs act.org. Daftar sesegera mungkin – pusat internasional memiliki jumlah tempat terbatas dan cepat terisi.

Biaya ACT – Berapa yang Akan Anda Bayar?

ElemenBiaya
ACT (tanpa Writing), internasional$175.00
ACT (dengan Writing), internasional$200.00
Pendaftaran terlambat$36.00
Perubahan tanggal/pusat$42.00
Laporan skor tambahan$18.00
Test Information Release (TIR)$30.00
Total (skenario umum)$175–225

Sebagai perbandingan, SAT berharga $107 ($64 + $43 internasional) – hampir dua kali lebih murah. Ini adalah perbedaan yang signifikan, terutama jika Anda berencana mengikuti tes lebih dari sekali.

Bagaimana Cara Mempersiapkan ACT dari Indonesia?

Persiapan ACT memiliki banyak kesamaan dengan persiapan SAT, tetapi ada perbedaan kunci yang harus Anda pertimbangkan:

1. Mulai dengan tes diagnostik

Kerjakan tes ACT lengkap dalam kondisi ujian (2 jam 55 menit, tanpa istirahat). Tes simulasi resmi dapat ditemukan di act.org – ACT menyediakan beberapa tes gratis. Periksa di bagian mana Anda kehilangan poin terbanyak.

2. Kuasai bagian Science

Ini adalah bagian yang belum Anda latih di SAT atau di sekolah (dalam bentuk ini). Keterampilan kunci:

  • Membaca grafik dengan cepat – tren, korelasi, nilai maksimum/minimum
  • Membandingkan dua eksperimen – apa yang berubah, bagaimana variabel memengaruhi
  • Conflicting viewpoints – memahami dua hipotesis dan menemukan perbedaannya
  • Berlatih 20 menit setiap hari untuk soal Science. Semakin banyak Anda berlatih, semakin cepat Anda membaca grafik

3. Trigonometri – ulangi

Jika Anda sudah mempelajari trigonometri di SMA – bagus sekali. Jika belum – Anda harus menguasai: sin, cos, tan, grafiknya, identitas trigonometri (Pythagoras, jumlah dan selisih sudut), radian. Ini adalah 3–5 pertanyaan dalam ujian yang dapat membuat perbedaan.

4. Latih kecepatan

ACT adalah tes kecepatan. Anda harus menjawab pertanyaan dengan tempo:

  • English: 36 detik/pertanyaan
  • Math: 60 detik/pertanyaan
  • Reading: 52 detik/pertanyaan
  • Science: 52 detik/pertanyaan

Berlatih dengan timer. Jika Anda tidak menyelesaikan bagian tepat waktu – Anda memiliki masalah dengan tempo, bukan dengan pengetahuan.

5. Gunakan materi yang bagus

Resmi: ACT Official Guide (disebut “Red Book”) – belasan tes simulasi lengkap. Ini adalah materi terbaik yang tersedia.

Online: ACT Academy (act.org) – platform persiapan gratis dari pembuat tes. Khan Academy (yang merupakan mitra SAT, tetapi bukan ACT) menawarkan pelajaran matematika umum yang juga akan membantu untuk ACT.

Prepclass.io: jika Anda membutuhkan kursus persiapan terstruktur dengan tutor, periksa Prepclass.io – platform ini menawarkan persiapan untuk SAT dan ACT.

6. Ikuti tes lebih dari sekali

Tanpa penalti untuk mengikuti tes berkali-kali + superscoring = strateginya sederhana. Rencanakan minimal 2 percobaan ACT, dengan jeda 2–3 bulan untuk memperbaiki kelemahan. Percobaan pertama adalah diagnosis; yang kedua – serangan terarah pada bagian yang lemah.

Universitas mana yang “lebih memilih” ACT vs SAT?

Jawaban singkat: tidak ada universitas yang lebih memilih ACT daripada SAT atau sebaliknya. Semua menerima kedua tes secara identik. College Board dan ACT Inc. bersama-sama mengembangkan tabel konversi resmi (concordance tables) agar universitas dapat membandingkan skor.

Ada pola geografis tertentu di AS:

  • Selatan dan Midwest (Iowa, Illinois, Wisconsin, Alabama, Mississippi) – ACT lebih populer. Di beberapa negara bagian, ACT wajib di SMA
  • Pantai Timur dan Barat (New York, Massachusetts, California) – SAT lebih populer

Namun ini berlaku untuk siswa Amerika. Bagi siswa Indonesia, ini tidak relevan – universitas akan menilai skor Anda sama, terlepas dari apakah Anda memilih SAT atau ACT.

Catatan penting tentang universitas Eropa: jika Anda juga melamar ke universitas di Eropa, ingatlah bahwa SAT memiliki penerimaan yang lebih luas di universitas-universitas Eropa daripada ACT. Bocconi di Italia menerima SAT – tetapi tidak ACT. Banyak universitas Belanda dan Skandinavia juga lebih mengenal SAT daripada ACT. Jika daftar Anda mencakup AS dan Eropa – SAT adalah pilihan yang lebih aman.

ACT dan Ujian Lain – Gambaran Lengkap Tes

Saat merencanakan studi di luar negeri, Anda tidak hanya membutuhkan tes standar (ACT/SAT), tetapi juga sertifikat bahasa. Berikut adalah peta lengkap ujian:

  • ACT atau SAT – tes standar yang diwajibkan oleh universitas di AS. Salah satu dari keduanya – bukan keduanya
  • TOEFL atau IELTS – sertifikat kemahiran bahasa Inggris. Diwajibkan oleh universitas Amerika dan Eropa untuk kandidat yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Perbandingan kedua tes ada di artikel TOEFL vs IELTS kami
  • AP Exams – ujian tambahan untuk mata pelajaran tertentu (panduan AP). Opsional, tetapi memperkuat aplikasi
  • Ujian mata pelajaran – jika universitas membutuhkan bukti tambahan kompetensi di bidang tertentu

Jika Anda membutuhkan bantuan dalam merencanakan jadwal ujian – hubungi kami. College Council akan membantu Anda mengembangkan strategi, tes mana yang harus diambil, dan kapan.

Kesalahan Umum Siswa Indonesia pada ACT

Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun dengan kandidat Indonesia – berikut adalah kesalahan yang harus Anda hindari:

1. Membaca terlalu lambat di Reading. 35 menit untuk 4 teks adalah tempo yang sangat cepat. Banyak siswa cenderung membaca setiap kata dengan cermat – pada ACT Reading Anda tidak punya waktu untuk itu. Bacalah secara strategis: kalimat pertama dan terakhir paragraf, cari kata kunci dari pertanyaan.

2. Panik di bagian Science. Bagian Science terlihat menakutkan pada pertemuan pertama – banyak grafik, banyak data, banyak istilah ilmiah. Tetapi sebagian besar pertanyaan hanya membutuhkan pembacaan nilai dari grafik atau tabel. Jangan membaca setiap deskripsi eksperimen dari awal hingga akhir – langsung ke pertanyaan dan kembali ke teks untuk data spesifik.

3. Tidak berlatih dengan timer. ACT adalah tes kecepatan. Jika Anda berlatih pertanyaan tanpa batas waktu, Anda tidak mempersiapkan diri secara realistis. Setiap sesi latihan harus dengan timer.

4. Mengabaikan logistik internasional. Pendaftaran jauh-jauh hari, memeriksa ketersediaan pusat di Indonesia (atau kebutuhan untuk bepergian ke luar negeri), mencetak surat konfirmasi – detail-detail ini dapat menjadi masalah jika Anda menundanya hingga menit terakhir.

5. Memilih ACT daripada SAT tanpa alasan. Beberapa siswa memilih ACT karena “terlihat berbeda” atau “mungkin lebih mudah”. Ini adalah strategi yang buruk. Pilih ACT hanya jika Anda memiliki alasan spesifik (kuat di sains, tempo cepat, trigonometri). Jika tidak, SAT adalah pilihan yang lebih sederhana untuk siswa Indonesia karena ketersediaan dan biayanya.

College Council – Bantuan dalam Persiapan ACT

Persiapan ACT membutuhkan kerja sistematis dan strategi yang terencana dengan baik. Di College Council, kami telah membantu siswa SMA Indonesia selama bertahun-tahun – baik dalam persiapan SAT maupun ACT.

Dukungan kami meliputi:

  • Tes diagnostik – SAT vs ACT: tes mana yang lebih cocok dengan profil Anda?
  • Rencana persiapan individual – disesuaikan dengan tingkat, waktu, dan universitas tujuan Anda
  • Bimbingan belajar dengan tutor berpengalaman – latihan setiap bagian, strategi waktu, analisis kesalahan
  • Persiapan di Prepclass.io – platform persiapan tes kami dengan tutor
  • Dukungan aplikasi komprehensif – ACT hanyalah salah satu elemen. Kami juga membantu dengan esai Common App, proses aplikasi, dan biaya kuliah

Hubungi kami untuk menjadwalkan konsultasi gratis. Kami akan membantu Anda memutuskan apakah ACT adalah tes yang tepat – dan bagaimana mempersiapkannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah universitas di AS lebih memilih SAT atau ACT?
Tidak – tidak ada universitas di AS yang lebih memilih satu tes daripada yang lain. Semua universitas dan perguruan tinggi menerima SAT dan ACT secara identik. Ada tabel konversi resmi (concordance tables) yang memungkinkan universitas membandingkan skor kedua tes. Anda bebas memilih tes yang lebih sesuai dengan kekuatan Anda.
Berapa skor ACT yang saya butuhkan untuk Ivy League?
Median siswa yang diterima di universitas Ivy League adalah 34–36. Di Harvard, Yale, Princeton, mediannya adalah 35. Di MIT dan Caltech – 36. Namun ingat, skor ACT hanyalah salah satu elemen aplikasi. Bahkan dengan skor 36, peluang kandidat internasional sangat kecil (tingkat penerimaan di bawah 3–4%). Lebih lanjut tentang Ivy League.
Apakah bagian Science pada ACT membutuhkan pengetahuan ilmiah?
Minimal. Bagian Science terutama menguji kemampuan menafsirkan data – membaca grafik, tabel, hasil eksperimen. Sebagian besar pertanyaan dapat dijawab tanpa pengetahuan ilmiah apa pun, hanya berdasarkan informasi yang diberikan dalam soal. Namun, konsep dasar dari biologi, kimia, dan fisika (pH, kecepatan, tekanan, variabel independen/dependen) membantu memahami konteks lebih cepat.
Bisakah saya mengikuti ACT di Indonesia?
Ya, tetapi dengan batasan. Pusat ujian ACT di Indonesia jauh lebih sedikit daripada pusat SAT. Pada beberapa tanggal, mungkin tidak ada pusat yang tersedia di Indonesia, yang berarti Anda harus bepergian ke negara tetangga (Singapura, Malaysia, Thailand). Periksa ketersediaan di act.org saat mendaftar – dan daftar sesegera mungkin, karena tempat cepat terisi. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa siswa Indonesia lebih sering memilih SAT.
Berapa kali saya bisa mengikuti ACT?
ACT dapat diambil hingga 12 kali (batas ACT Inc.). Dalam praktiknya, sebagian besar siswa mengambil 2–3 kali. Berkat superscoring (banyak universitas mengambil skor terbaik dari setiap bagian dari semua percobaan), mengambil tes lebih dari sekali secara strategis menguntungkan. Universitas tidak melihat berapa kali Anda mengambil tes – mereka hanya melihat skor yang Anda putuskan untuk dikirim.
Apakah ACT lebih sulit dari SAT?
Tidak lebih sulit – hanya berbeda. ACT memiliki tempo yang lebih cepat (lebih banyak pertanyaan dalam waktu yang lebih singkat), bagian Science tambahan, dan matematika yang lebih luas (dengan trigonometri). SAT bersifat adaptif, memiliki lebih sedikit pertanyaan, dan waktu yang lebih lama per pertanyaan. Bagi sebagian siswa, ACT akan lebih mudah (tempo cepat, sains), bagi yang lain SAT (lebih banyak waktu berpikir, tanpa Science). Kerjakan tes simulasi kedua ujian dan bandingkan hasilnya – itu satu-satunya cara pasti untuk mengetahui mana yang "lebih mudah" bagi Anda.
Apakah universitas Eropa menerima ACT?
Beberapa memang menerima, tetapi SAT memiliki penerimaan yang jauh lebih luas di Eropa. Bocconi di Italia mewajibkan SAT (bukan ACT). Banyak universitas Belanda dan Skandinavia juga lebih mengenal SAT daripada ACT. Jika Anda berencana melamar ke AS dan Eropa, SAT adalah pilihan yang lebih aman. Periksa panduan kami tentang universitas Eropa yang menerima SAT dan persyaratan skor.
Berapa lama skor ACT berlaku?
ACT secara resmi tidak menetapkan tanggal kedaluwarsa untuk skor – skor tersedia di akun Anda tanpa batas waktu. Dalam praktiknya, sebagian besar universitas menerima skor dari 3–5 tahun terakhir, meskipun beberapa lebih memilih yang lebih baru. Jika Anda mengambil ACT di kelas 3 SMA dan mendaftar setahun kemudian – skor Anda sepenuhnya valid.

Ringkasan – ACT adalah Alternatif yang Solid, tetapi Tidak untuk Semua Orang

Ujian ACT adalah alternatif yang sah untuk SAT – diterima oleh setiap universitas di AS, dengan sistem penilaiannya sendiri dan bagian Science yang unik. Bagi siswa dengan latar belakang sains yang kuat, trigonometri yang baik, dan kemampuan membaca grafik dengan cepat, ACT bisa menjadi pilihan yang lebih baik daripada SAT.

Namun jujurlah pada diri sendiri. Jika Anda tidak memiliki alasan khusus untuk memilih ACT – SAT adalah pilihan yang lebih sederhana untuk siswa SMA Indonesia: lebih murah, lebih mudah diakses di Indonesia, lebih luas diterima di Eropa, dan sepenuhnya digital. Kerjakan tes simulasi kedua ujian dan bandingkan hasilnya. Itu satu-satunya cara pasti untuk membuat keputusan yang tepat.

Langkah selanjutnya

  1. Kerjakan tes simulasi – satu ACT dan satu SAT dalam kondisi ujian. Bandingkan hasilnya (gunakan tabel konkordansi)
  2. Putuskan tes mana – berdasarkan hasil, kekuatan, dan daftar universitas
  3. Rencanakan persiapan – minimal 3 bulan sebelum tanggal ujian yang direncanakan
  4. Periksa ketersediaan pusat – di act.org, terutama jika Anda berencana mengikuti ACT dari Indonesia
  5. Berlatih setiap hari – 30–60 menit, dengan penekanan khusus pada bagian Science dan kecepatan
  6. Konsultasikan dengan College Councilhubungi kami untuk mendiskusikan strategi tes Anda

Baca juga

  • Ujian SAT 2026 – panduan lengkap – format, bagian, persiapan, strategi
  • Skor SAT yang baik – analisis – apa arti skor tertentu dan bagaimana menafsirkannya
  • Proses aplikasi kuliah di AS – panduan lengkap langkah demi langkah
  • Common App – panduan – cara mengisi aplikasi untuk universitas Amerika
  • Berapa biaya kuliah di AS? – biaya kuliah, akomodasi, beasiswa
ujian ACTACT 2026persiapan ACTskor ACTpendaftaran ACTkuliah di ASstudi di AmerikaSAT vs ACTtes standarpanduan ACTuniversitas ASbeasiswa ASAmerican College Testing

Oceń artykuł:

4.9 /5

Średnia 4.9/5 na podstawie 74 opinii.

Kembali ke blog

Jadwalkan konsultasi gratis

Kontak